20.5.10

strategi sukses di kampus. by ITB!

gile aja gue nulis kayak gini. emang gue udh sukses apa? emang ip gue udh 4? emang gue udh pernah nyobain seluruh unit di itb? emang udh masuk himpunan?

santai, tujuan postingan saya yang satu ini adalah cuma mengajak kamu-kamu semua yang akan atau masih tahap awal berkuliah untuk belajar bersama. gak harus di itb, kuliah dimana saja mudah2an hal ini bisa berguna.

silakan kunjungi web-nya itb, ssdk.itb.ac.id
banyak tips, saran, refleksi, juga berbagai kisah yg inspirasional!

selamat belajar! belajar untuk jadi orang sukses diri, keluarga, umat, dunia dan akhirat! goodluck ;D

27.4.10

after wisuda ITB - sebuah pesta yg memahasiswa namun kurang merakyat

halo halo. lama saya tidak posting. apa kabar anda semua?
kabar saya? baik. saya lagi merasa senang, karena sepertinya saya telah melewati banyak ujian dengan sangat baik. salah satunya di bidang akademis, kayaknya saya bisa (kayaknya sih) menjinakkan 2 uts mata kuliah yang 'killer'. cukup sampai sanalah basa-basinya. kembali ke topik.

mahasiswa itb bilang: "belum lulus kalo belum arak-arakan." kalimat ini terlihat begitu egois dan kekanak-kanakan memang. tapi itu kalau anda memandang arak-arakan dengan sebelah mata saja. faktanya arak-arakan memang membuat macet dan kegaduhan di sekitar lingkungan kampus itb. tak banyak warga yang sepertinya kesal dengan ditutupnya beberapa jalan di sekitar kampus ini. ada supir angkot lah yg marah-marah karena jalurnya terhambat sampai ada seorang dosen yang sewot karena gak bisa masuk lewat gerbang ganesha karena ada performance disitu.

tapi kalau anda melihat dari sisi kemahasiswaannya, akan terlihat hubungan persaudaraan, persahabatan, juga kekeluargaan di acara ini. mahasiswa dalam satu himpunan yang saling berbeda angkatan bersatu membentuk sebuah barisan dan dengan beriringan mengarak para wisudawan dari himpunannya dari kanopi sabuga hingga gerbang depan ganesha. diantara mereka masih ada yg tingkat 2, tingkat 3, meskipun bukan mereka yang berwisuda namun mereka juga ikut merasakan euforia dari para wisudawan dan wisudawati mereka. sebuah ikatan yg kuat telah terbentuk antara mereka.

budaya arak-arakan memang telah mendarahdaging di lingkungan kampus itb. sudah dari dulu budaya ini dilakukan dan terus dilestarikan hingga kini. bahkan ketika direktorat ITB memutuskan arak-arakan adalah illegal. semua himpunan bersatu memprotes kebijakan ini.

HIDUP MAHASISWA!

13.4.10

skenario baru untuk bangsa

bangsa ini sangat jago dalam berdrama,
skenario demi skenario terus bermunculan,
seperti sinetron atau film seri,
setiap skenario itu selalu berakhir dengan kata bersambung.

saat sedang asyiknya menikmati yang satu,
tiba-tiba muncul skenario baru yang lebih menarik,
seakan-akan ada seorang sutradara yang mengatur,
mengatur drama kehidupan bangsa ini agar selalu menarik dan membuat penasaran.

pertanyaannya adalah,
kapan drama ini akan berakhir?
bagaimana akhir drama ini? happy ending kah?

cukup, pertanyaan ini sulit untuk dijawab,
kalau mau tanyakan saja pada rumput yang bergoyang,
pasti tau jawabannya.
dasar guyonan yang sangat tidak lucu!

politik.. apakah selalu bergejolak layaknya drama sinetron?
apakah akan selalu diakhiri dengan kata bersambung di setiap akhir episodenya?
apakah akan selalu ada karakter baru beserta kisahnya yang baru pula yang agak seringnya tidak nyambung dengan apa yang dibahas sebelumya?

dalam sinetron, orang-orang jahat selalu menang dan merasakan kenikmatan,
orang-orang baik selalu menerima penderitaan dan kesedihan,
sepertinya itu sudah kodrat sebuah sinetron,
memang harus seperti itu biar menarik,
dan drama bangsa ini semakin terlihat sama konsepnya dengan sinetron punya.
sekalian aja di drama bangsa ini dibikin filmnya biar menghasilkan uang, kan lumayan buat bayar utang.

ooooi kapan ini berakhir?
kapan berakhir bahagia dan tuntas di setiap ceritanya?
kenapa si sutradara bangsa kita diam aja melihat kompleksnya pergolakan politik di bangsa ini?
apa perlu diganti dengan sutradara yang lebih baik?

heey, saya sudah bosan melihat skenario politik yang terus menutup-nutupi apa yang harusnya diselesaikan terlebih dahulu.
fokus dong MAS SUTRADARA!

16.3.10

ketika otak tercemar statur..

UTS statur sebentar lagi.. tepatnya tanggal 23 maret, hari selasa.
pada gak tau statur ya? statur singkatan dari statika struktur yang merupakan mata kuliah pengantar khusus untuk mahasiswa tpb fakultas gue, FTMD (fakultas teknik mesin dan dirgantara). intinya belajarnya itu hampir sama dengan fisika dasar IA tpb itb (yang pas semester 1 itu lho). berkisar di bagian mekanika tapi yang bagian keseimbangannya. yang dipakai hukum newton III dan konsep keseimbangan momen gaya. cuma bedanya ini lebih dalam dan dan banyak benda-benda baru dan konsep-konsep yang asing dan aneh.

nah salah satu objek yang akan diujikan di uts besok adalah struktur truss. tau struktur truss gak? pokoknya batang-batang yang membentuk jaring yang biasa ada di jembatan atau atap itu lho. nih contoh gambarnya:

nah karena benda inilah gue menjadi agak-agak freak akhir minggu ini. misalnya kemaren pas lagi nonton futsal di GSG ITB, gue liat keatas. wah, ada struktur truss. trus gue ngasih tau semua orang (khususnya yang ftmd). trus gue ngeliatin terus sambil membayangkan cara menghitung gaya yang bekerja pada setiap batang.

terus ada lagi. ini kejadian yang cukup memalukan. kan gue lagi ikut seminar. disekitar gue banyak yang anak ftmd dan kita semua duduk didepan gitu. si pembicara menjelaskan tentang sesuatu, dia bilang kata-kata trust (kepercayaan). terus kita (anak ftmd) langsung ribut nunjuk-nunjuk atap, "itu truss, itu truss". melihat kami gaduh sendiri si pembicara nyindir kami, "begini ya anak itb belajarnya teknik terus, bahasa inggrisnya malah tidak." kami langsung terdiam.

intinya gue mau mengekspresikan bahwa gue adalah seorang yang freak atau terobsesi untuk masuk mesin karena nih mata kuliah sangat menentukan peluang gue untuk masuk ke jurusan yang paling diminati di fakultas gue itu.

makasih kalo mau baca sampe selesai. hahah. adios!

12.3.10

Pagi yang sunyi di tempat perkumpulan burung-burung..

Saya selalu datang pagi.
Ya, pagi yang saya maksud sangatlah pagi.
Terkadang kabut tebal masih membungkus bangunan-bangunan jalanan kota kembang.
Matahari pun masih malu-malu menunjukkan sinarnya.
Selama di perjalanan saya lebih memilih diam (dibandingkan dengan sepupu saya yang suka mengobrol dengan paman saya). Sampailah saya di bangunan bersejarah, salah satu tempat yang menghasilkan banyak orang-orang yang berpengaruh.
Salah satunya adalah insyinyur gedung yang sedang saya lihat ini. Berlantai 3, dengan kurang lebih 8 ruangan di setiapnya. Tangga-tangga pengakses gedung ini cukup rumit, bila ada 10 orang baru yang mencoba menjelajahi gedung ini, 8 diantaranya pasti bingung.
Berbicara orang baru, saya juga sebenarnya masih bisa dikatakan orang baru.
Masih awam dengan peta perpolitikan di tempat bersejarah ini, masih asing dengan persaudaraan dan kekeluargaan di tempat ini.
Dengan demikian, saya berharap secepat mungkin tidak lagi menjadi orang awam disini.
Saya berjalan melewati gedung berwarna biru (yang katanya berisikan para permaisuri tempat ini).
Ada seekor burung kecil yang sedang bermain-main dibawah sinar mentari pagi.
Saya dekati burung itu. Iya pun terkejut dan terbang, diikuti dengan puluhan burung sejenis lainnya.
Saya langsung berkata, "dasar ITB (Institut Tai Burung)!"