bangsa ini sangat jago dalam berdrama,
skenario demi skenario terus bermunculan,
seperti sinetron atau film seri,
setiap skenario itu selalu berakhir dengan kata bersambung.
saat sedang asyiknya menikmati yang satu,
tiba-tiba muncul skenario baru yang lebih menarik,
seakan-akan ada seorang sutradara yang mengatur,
mengatur drama kehidupan bangsa ini agar selalu menarik dan membuat penasaran.
pertanyaannya adalah,
kapan drama ini akan berakhir?
bagaimana akhir drama ini? happy ending kah?
cukup, pertanyaan ini sulit untuk dijawab,
kalau mau tanyakan saja pada rumput yang bergoyang,
pasti tau jawabannya.
dasar guyonan yang sangat tidak lucu!
politik.. apakah selalu bergejolak layaknya drama sinetron?
apakah akan selalu diakhiri dengan kata bersambung di setiap akhir episodenya?
apakah akan selalu ada karakter baru beserta kisahnya yang baru pula yang agak seringnya tidak nyambung dengan apa yang dibahas sebelumya?
dalam sinetron, orang-orang jahat selalu menang dan merasakan kenikmatan,
orang-orang baik selalu menerima penderitaan dan kesedihan,
sepertinya itu sudah kodrat sebuah sinetron,
memang harus seperti itu biar menarik,
dan drama bangsa ini semakin terlihat sama konsepnya dengan sinetron punya.
sekalian aja di drama bangsa ini dibikin filmnya biar menghasilkan uang, kan lumayan buat bayar utang.
ooooi kapan ini berakhir?
kapan berakhir bahagia dan tuntas di setiap ceritanya?
kenapa si sutradara bangsa kita diam aja melihat kompleksnya pergolakan politik di bangsa ini?
apa perlu diganti dengan sutradara yang lebih baik?
heey, saya sudah bosan melihat skenario politik yang terus menutup-nutupi apa yang harusnya diselesaikan terlebih dahulu.
fokus dong MAS SUTRADARA!
berbagai catatan dari hal-hal menarik dan berbobot(??). hanya sebagai pengingat gue dan pihak-pihak yang terlibat
13.4.10
16.3.10
ketika otak tercemar statur..
UTS statur sebentar lagi.. tepatnya tanggal 23 maret, hari selasa.
pada gak tau statur ya? statur singkatan dari statika struktur yang merupakan mata kuliah pengantar khusus untuk mahasiswa tpb fakultas gue, FTMD (fakultas teknik mesin dan dirgantara). intinya belajarnya itu hampir sama dengan fisika dasar IA tpb itb (yang pas semester 1 itu lho). berkisar di bagian mekanika tapi yang bagian keseimbangannya. yang dipakai hukum newton III dan konsep keseimbangan momen gaya. cuma bedanya ini lebih dalam dan dan banyak benda-benda baru dan konsep-konsep yang asing dan aneh.
nah salah satu objek yang akan diujikan di uts besok adalah struktur truss. tau struktur truss gak? pokoknya batang-batang yang membentuk jaring yang biasa ada di jembatan atau atap itu lho. nih contoh gambarnya:

nah karena benda inilah gue menjadi agak-agak freak akhir minggu ini. misalnya kemaren pas lagi nonton futsal di GSG ITB, gue liat keatas. wah, ada struktur truss. trus gue ngasih tau semua orang (khususnya yang ftmd). trus gue ngeliatin terus sambil membayangkan cara menghitung gaya yang bekerja pada setiap batang.
terus ada lagi. ini kejadian yang cukup memalukan. kan gue lagi ikut seminar. disekitar gue banyak yang anak ftmd dan kita semua duduk didepan gitu. si pembicara menjelaskan tentang sesuatu, dia bilang kata-kata trust (kepercayaan). terus kita (anak ftmd) langsung ribut nunjuk-nunjuk atap, "itu truss, itu truss". melihat kami gaduh sendiri si pembicara nyindir kami, "begini ya anak itb belajarnya teknik terus, bahasa inggrisnya malah tidak." kami langsung terdiam.
intinya gue mau mengekspresikan bahwa gue adalah seorang yang freak atau terobsesi untuk masuk mesin karena nih mata kuliah sangat menentukan peluang gue untuk masuk ke jurusan yang paling diminati di fakultas gue itu.
makasih kalo mau baca sampe selesai. hahah. adios!
pada gak tau statur ya? statur singkatan dari statika struktur yang merupakan mata kuliah pengantar khusus untuk mahasiswa tpb fakultas gue, FTMD (fakultas teknik mesin dan dirgantara). intinya belajarnya itu hampir sama dengan fisika dasar IA tpb itb (yang pas semester 1 itu lho). berkisar di bagian mekanika tapi yang bagian keseimbangannya. yang dipakai hukum newton III dan konsep keseimbangan momen gaya. cuma bedanya ini lebih dalam dan dan banyak benda-benda baru dan konsep-konsep yang asing dan aneh.
nah salah satu objek yang akan diujikan di uts besok adalah struktur truss. tau struktur truss gak? pokoknya batang-batang yang membentuk jaring yang biasa ada di jembatan atau atap itu lho. nih contoh gambarnya:
nah karena benda inilah gue menjadi agak-agak freak akhir minggu ini. misalnya kemaren pas lagi nonton futsal di GSG ITB, gue liat keatas. wah, ada struktur truss. trus gue ngasih tau semua orang (khususnya yang ftmd). trus gue ngeliatin terus sambil membayangkan cara menghitung gaya yang bekerja pada setiap batang.
terus ada lagi. ini kejadian yang cukup memalukan. kan gue lagi ikut seminar. disekitar gue banyak yang anak ftmd dan kita semua duduk didepan gitu. si pembicara menjelaskan tentang sesuatu, dia bilang kata-kata trust (kepercayaan). terus kita (anak ftmd) langsung ribut nunjuk-nunjuk atap, "itu truss, itu truss". melihat kami gaduh sendiri si pembicara nyindir kami, "begini ya anak itb belajarnya teknik terus, bahasa inggrisnya malah tidak." kami langsung terdiam.
intinya gue mau mengekspresikan bahwa gue adalah seorang yang freak atau terobsesi untuk masuk mesin karena nih mata kuliah sangat menentukan peluang gue untuk masuk ke jurusan yang paling diminati di fakultas gue itu.
makasih kalo mau baca sampe selesai. hahah. adios!
12.3.10
Pagi yang sunyi di tempat perkumpulan burung-burung..
Saya selalu datang pagi.
Ya, pagi yang saya maksud sangatlah pagi.
Terkadang kabut tebal masih membungkus bangunan-bangunan jalanan kota kembang.
Matahari pun masih malu-malu menunjukkan sinarnya.
Selama di perjalanan saya lebih memilih diam (dibandingkan dengan sepupu saya yang suka mengobrol dengan paman saya). Sampailah saya di bangunan bersejarah, salah satu tempat yang menghasilkan banyak orang-orang yang berpengaruh.
Salah satunya adalah insyinyur gedung yang sedang saya lihat ini. Berlantai 3, dengan kurang lebih 8 ruangan di setiapnya. Tangga-tangga pengakses gedung ini cukup rumit, bila ada 10 orang baru yang mencoba menjelajahi gedung ini, 8 diantaranya pasti bingung.
Berbicara orang baru, saya juga sebenarnya masih bisa dikatakan orang baru.
Masih awam dengan peta perpolitikan di tempat bersejarah ini, masih asing dengan persaudaraan dan kekeluargaan di tempat ini.
Dengan demikian, saya berharap secepat mungkin tidak lagi menjadi orang awam disini.
Saya berjalan melewati gedung berwarna biru (yang katanya berisikan para permaisuri tempat ini).
Ada seekor burung kecil yang sedang bermain-main dibawah sinar mentari pagi.
Saya dekati burung itu. Iya pun terkejut dan terbang, diikuti dengan puluhan burung sejenis lainnya.
Saya langsung berkata, "dasar ITB (Institut Tai Burung)!"
Ya, pagi yang saya maksud sangatlah pagi.
Terkadang kabut tebal masih membungkus bangunan-bangunan jalanan kota kembang.
Matahari pun masih malu-malu menunjukkan sinarnya.
Selama di perjalanan saya lebih memilih diam (dibandingkan dengan sepupu saya yang suka mengobrol dengan paman saya). Sampailah saya di bangunan bersejarah, salah satu tempat yang menghasilkan banyak orang-orang yang berpengaruh.
Salah satunya adalah insyinyur gedung yang sedang saya lihat ini. Berlantai 3, dengan kurang lebih 8 ruangan di setiapnya. Tangga-tangga pengakses gedung ini cukup rumit, bila ada 10 orang baru yang mencoba menjelajahi gedung ini, 8 diantaranya pasti bingung.
Berbicara orang baru, saya juga sebenarnya masih bisa dikatakan orang baru.
Masih awam dengan peta perpolitikan di tempat bersejarah ini, masih asing dengan persaudaraan dan kekeluargaan di tempat ini.
Dengan demikian, saya berharap secepat mungkin tidak lagi menjadi orang awam disini.
Saya berjalan melewati gedung berwarna biru (yang katanya berisikan para permaisuri tempat ini).
Ada seekor burung kecil yang sedang bermain-main dibawah sinar mentari pagi.
Saya dekati burung itu. Iya pun terkejut dan terbang, diikuti dengan puluhan burung sejenis lainnya.
Saya langsung berkata, "dasar ITB (Institut Tai Burung)!"
9.3.10
satu lagi pengingat akan kematian..
paman saya yang biasa saya panggil pak akiah atau pak angah baru saja meninggal sore hari ini tanggal 9 Maret 2010 sekitar pukul 16.00 WIB. akibat serangan jantung. seminggu yang lalu beliau sempat pingsan. saat itu beliau masih di kampung saya, sonsang. beliau dirawat di rumah sakit selama tiga hari dan lalu keluar dari rumah sakit beliau sempat tinggal di rumah uwo saya di bukittinggi agar bila terjadi serangan lagi bisa lebih mudah akses ke rumah sakitnya. dan benar pada sore hari ini, beliau terserang lagi namun tidak dapat ditolong dan meninggal dunia di bukittinggi..
mohon doa-nya teman-temanku.. semoga amal baiknya diterima, dosanya dihapuskan, dan ditempatkan di tempat yang suci di sisi-Nya. amin..
thank you for praying..
mohon doa-nya teman-temanku.. semoga amal baiknya diterima, dosanya dihapuskan, dan ditempatkan di tempat yang suci di sisi-Nya. amin..
thank you for praying..
8.3.10
hidup dengan sebuah visi
hoooi.. hooi.. hoi..
apa kabar semua?
karena gue menanyakan kabar, gue pun mau menceritakan kabar gue hari ini.
seru banget gue tadi latihan urpa di tengah kegelapan, hujan, badai dan petir (dramatis sekali ya). ditambah lagi yang anggota urpa (unit renang dan polo air, info lengkap silahkan baca postingan gue sebelumnya) 2009-nya cuma gue seorang. tapi tetep aja latihan hari ini itu refreshing banget karena gue bisa lebih leluasa ngobrol (baca: mengabkrabkan diri) dengan angkatan atas lainnya. tapi emang sih sedikit sekali yang datang. cuma ada nina08, ari08, daniel07, sama kakak cewek dari 2007 (saya lupa nanya namanya, sepertinya baru kenal tadi), sama tentu saja pengajar kita kak nancy, dan bocah-bocah anggota klub renang saraga itb. asal lo tau aja ya, tuh bocah-bocah jago-jago banget renangnya. pas diajak main polo air bareng aja mereka tuh gak ada capek-capeknya water trapping (mengapung di air) terus-terusan (atau guenya yang lemah -__-)
cukup dengan kabar gue (yang tidak ada hubungannya dengan judul blog), sekarang gue mau menfokus pada topik bahasan gue di blog ini.
sejak dari dulu gue memang sudah tau bahwa hidup itu perlu visi. tapi gue baru benar-benar realize bahwa 'quote' yang diatas adalah benar adanya. menurut gue, hidup gue di 8 (bukannya mau bangga diri ya) bervisi, sehingga gue (sepertinya) ada di jalan yang benar selama di 8. gue ikut pelonas (semacam pelantikan anggota osis sma 8), ikut kaderisasi sehingga tidak berstatus non-subsi, ikut LKS (Latihan Kepemimpinan Siswa), juga ikut rohis. intinya gue merasa hidup gue ada flow-nya di 8, sesuai dengan visi hidup gue (yang banyak diajarkan pas LKS). gue merasa exist (cuma merasa ya) di 8 dan minat gue tersalurkan. namun lain ceritanya pas di saat-saat awal berkuliah di ITB.
mungkin karena ada suatu euforia gue sudah keterima di salah satu institut terbaik bangsa, gue jadi lupa visi hidup gue. gue mulai meninggalkan prinsip-prinsip hidup yang dulu gue selalu pegang selama hidup di 8. gue yang dulu idealis mulai melonggar dan menjalani hidup seperti air mengalir. misalnya klo lagi kuliah antusias gue gak sebesar dulu. juga kalo lagi kumpul organisasi, gue gak seloyal dulu. sesaat gue merasa hidup yang mengalir seperti air ini enak juga, tapi (untungnya) gue cepat sadar bahwa bukan kehidupan yang seperti ini yang gue inginkan.
gue sadar saat gue sedang nonton televisi, waktu ada udztad Jefri sama hidayat nur wahid sedang menjadi pembicara acara talk show di suatu saluran televisi swasta dalam negeri yang bertema membaca. gue pada saat itu langsung sadar gue udah lama gak pegang buku bacaan. biasanya dulu (waktu sma) setidaknya kalo waktu luang gue buka-buka buku (novel biasanya). gue pun langsung menuju lemari buku dan mencari buku yang bisa gue baca. saat sedang mencari, gue menemukan buku terbitannya itb, buku sukses dengan softskill. gue langsung ambil tuh buku, berhubung kayaknya gue belum pernah menamatkan buku itu. tadinya gue mau langsung buka halaman yang belum gue jamah, tapi gue pikir gak ada salahnya kalo gue baca lagi dari awal. gue pun memulai membaca buku.
rasa malas mulai menyerang gue yang sudah kehilangan visi hidup, gue pun menghentikan membaca pada halaman pertama, lalu langsung tidur. tidur.. tidur.. tidur..
adzan subuh membangunkan gue, gue yang ketiduran disamping buku itu langsung mikir apa gue baca aja ya tuh buku, pagi-pagi kan biasanya kepala masih fresh. ternyata benar, sudah dibaca 6-8 halaman dan gue masih fokus. gue masuk ke bab tentang visi hidup. gue berusaha memahami dan mencoba setiap refleksi dan pertanyaan dari bab ini. sampai dimana gue harus menentukan visi hidup berdasarkan daftar pertanyaan berikut (gue kutip sedikit dari bukunya):
-potensi apa saja yang saya miliki?
-apa yang akan membuat saya benar-benar bahagia?
-apa yang saya inginkan dalam hidup?
-apa yang tidak saya inginkan dalam hidup?
-prinsip apa sajakah yang sangat mendasar bagi saya?
-saya ingin menjadi orang seperti apa?
-apa yang harus saya lakukan di dunia?
semua pertanyaan gue jawab. gue mulai menemukan lagi pandangan masa depan gue. langsung gue tulis di kertas. sejak saat itu, gue tiap saat kalau merasa letih atau malas langsung membaca atau mengingat visi yang udah gue tulis itu. serius, it works. ada energi positif yang didapat saat kita tau apa yang kita lakukan. kita jadi bisa menepis segala bosan, lelah, malas bila kita mengerti apa yang kita lakukan sekarang pasti akan mendukung berhasilnya visi kita.
makanya gue menghimbau Anda yang malas-malasan atau bingung kok hidup ini gak bahagia untuk merancang masa depan dengan menulis sebuah visi. silahkan pergunakan list pertanyaan yang ada diatas, atau bisa juga dengan referensi yang lain. renungkan di tempat yang tenang, yang jauh dari segala macam tugas, games, televisi, teman-teman, insya Allah bisa membantu merefleksikan diri secara mendalam.
gue mau minta maaf karena sebagian besar dari tulisan gue adalah curhat. terimakasih kalo Anda mau membaca dengan sabar. terimakasih lagi bila mau membaca dengan perasaan. dan lebih terimakasih lagi kalo memberi komentar yang membangun.
thank you. I hope you learn something good from here. bye bye.
apa kabar semua?
karena gue menanyakan kabar, gue pun mau menceritakan kabar gue hari ini.
seru banget gue tadi latihan urpa di tengah kegelapan, hujan, badai dan petir (dramatis sekali ya). ditambah lagi yang anggota urpa (unit renang dan polo air, info lengkap silahkan baca postingan gue sebelumnya) 2009-nya cuma gue seorang. tapi tetep aja latihan hari ini itu refreshing banget karena gue bisa lebih leluasa ngobrol (baca: mengabkrabkan diri) dengan angkatan atas lainnya. tapi emang sih sedikit sekali yang datang. cuma ada nina08, ari08, daniel07, sama kakak cewek dari 2007 (saya lupa nanya namanya, sepertinya baru kenal tadi), sama tentu saja pengajar kita kak nancy, dan bocah-bocah anggota klub renang saraga itb. asal lo tau aja ya, tuh bocah-bocah jago-jago banget renangnya. pas diajak main polo air bareng aja mereka tuh gak ada capek-capeknya water trapping (mengapung di air) terus-terusan (atau guenya yang lemah -__-)
cukup dengan kabar gue (yang tidak ada hubungannya dengan judul blog), sekarang gue mau menfokus pada topik bahasan gue di blog ini.
sejak dari dulu gue memang sudah tau bahwa hidup itu perlu visi. tapi gue baru benar-benar realize bahwa 'quote' yang diatas adalah benar adanya. menurut gue, hidup gue di 8 (bukannya mau bangga diri ya) bervisi, sehingga gue (sepertinya) ada di jalan yang benar selama di 8. gue ikut pelonas (semacam pelantikan anggota osis sma 8), ikut kaderisasi sehingga tidak berstatus non-subsi, ikut LKS (Latihan Kepemimpinan Siswa), juga ikut rohis. intinya gue merasa hidup gue ada flow-nya di 8, sesuai dengan visi hidup gue (yang banyak diajarkan pas LKS). gue merasa exist (cuma merasa ya) di 8 dan minat gue tersalurkan. namun lain ceritanya pas di saat-saat awal berkuliah di ITB.
mungkin karena ada suatu euforia gue sudah keterima di salah satu institut terbaik bangsa, gue jadi lupa visi hidup gue. gue mulai meninggalkan prinsip-prinsip hidup yang dulu gue selalu pegang selama hidup di 8. gue yang dulu idealis mulai melonggar dan menjalani hidup seperti air mengalir. misalnya klo lagi kuliah antusias gue gak sebesar dulu. juga kalo lagi kumpul organisasi, gue gak seloyal dulu. sesaat gue merasa hidup yang mengalir seperti air ini enak juga, tapi (untungnya) gue cepat sadar bahwa bukan kehidupan yang seperti ini yang gue inginkan.
gue sadar saat gue sedang nonton televisi, waktu ada udztad Jefri sama hidayat nur wahid sedang menjadi pembicara acara talk show di suatu saluran televisi swasta dalam negeri yang bertema membaca. gue pada saat itu langsung sadar gue udah lama gak pegang buku bacaan. biasanya dulu (waktu sma) setidaknya kalo waktu luang gue buka-buka buku (novel biasanya). gue pun langsung menuju lemari buku dan mencari buku yang bisa gue baca. saat sedang mencari, gue menemukan buku terbitannya itb, buku sukses dengan softskill. gue langsung ambil tuh buku, berhubung kayaknya gue belum pernah menamatkan buku itu. tadinya gue mau langsung buka halaman yang belum gue jamah, tapi gue pikir gak ada salahnya kalo gue baca lagi dari awal. gue pun memulai membaca buku.
rasa malas mulai menyerang gue yang sudah kehilangan visi hidup, gue pun menghentikan membaca pada halaman pertama, lalu langsung tidur. tidur.. tidur.. tidur..
adzan subuh membangunkan gue, gue yang ketiduran disamping buku itu langsung mikir apa gue baca aja ya tuh buku, pagi-pagi kan biasanya kepala masih fresh. ternyata benar, sudah dibaca 6-8 halaman dan gue masih fokus. gue masuk ke bab tentang visi hidup. gue berusaha memahami dan mencoba setiap refleksi dan pertanyaan dari bab ini. sampai dimana gue harus menentukan visi hidup berdasarkan daftar pertanyaan berikut (gue kutip sedikit dari bukunya):
-potensi apa saja yang saya miliki?
-apa yang akan membuat saya benar-benar bahagia?
-apa yang saya inginkan dalam hidup?
-apa yang tidak saya inginkan dalam hidup?
-prinsip apa sajakah yang sangat mendasar bagi saya?
-saya ingin menjadi orang seperti apa?
-apa yang harus saya lakukan di dunia?
semua pertanyaan gue jawab. gue mulai menemukan lagi pandangan masa depan gue. langsung gue tulis di kertas. sejak saat itu, gue tiap saat kalau merasa letih atau malas langsung membaca atau mengingat visi yang udah gue tulis itu. serius, it works. ada energi positif yang didapat saat kita tau apa yang kita lakukan. kita jadi bisa menepis segala bosan, lelah, malas bila kita mengerti apa yang kita lakukan sekarang pasti akan mendukung berhasilnya visi kita.
makanya gue menghimbau Anda yang malas-malasan atau bingung kok hidup ini gak bahagia untuk merancang masa depan dengan menulis sebuah visi. silahkan pergunakan list pertanyaan yang ada diatas, atau bisa juga dengan referensi yang lain. renungkan di tempat yang tenang, yang jauh dari segala macam tugas, games, televisi, teman-teman, insya Allah bisa membantu merefleksikan diri secara mendalam.
gue mau minta maaf karena sebagian besar dari tulisan gue adalah curhat. terimakasih kalo Anda mau membaca dengan sabar. terimakasih lagi bila mau membaca dengan perasaan. dan lebih terimakasih lagi kalo memberi komentar yang membangun.
thank you. I hope you learn something good from here. bye bye.
Subscribe to:
Posts (Atom)